Rinjani-Arta

Rinjani-Arta (sumber: Bartasan Wauran)

Program Jelajah Mahakarya Indonesia berlangsung dari 17 September – 17 November 2012 di seluruh Indonesia

Pemandangan alam dan budaya Indonesia merupakan mahakarya dan anugerah yang diberikan untuk tanah air yang kita cintai ini. Mengapa kita tidak menjelajahi keindahan dan keunikannnya? Ini menjadi cara untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Indonesia, sekaligus ikut menumbuhkan ekonomi di daerah tersebut.

Yogyakarta dan Lombok. Dua kota ini menyimpan banyak pemandangan alam indah dan budaya yang unik. Tak akan habis kenikmatan saat mengeksplorasi keindahan se- tiap sudut kotanya.

“Setiap tahun saya ke Yogya, tetapi selalu saja ada yang menarik seperti misalnya nonton Sendratari Ramayana. Lombok apalagi, sekarang sudah ada airport internasional yang sangat bagus. Di Lombok keindahan alam begitu lengkap, dari mulai warisan kebu- dayaan, keindahan gunung, dan keindahan alam bawah laut, semuanya ada di Lombok,” ujar traveler Trinity dalam acara konferensi pers Dji Sam Soe Jelajah Mahakarya Indonesia di Jakarta belum lama ini.

Trinity adalah satu dari sedikit generasi muda yang bangga berwisata menjelajah Indonesia. Sementara itu, banyak anak muda Indonesia yang lebih bangga bisa jalan-jalan ke luar negeri, seperti ke Amerika, Inggris, Prancis, Singapura, Thailand, Vietnam, atau bahkan hanya ke Malaysia.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, mengungkapkan, tahun lalu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 236,752 juta perjalanan atau melebihi target 236 juta dengan total pengeluaran Rp 156,89 triliun.

“Tahun 2012 pemerintah menargetkan potensi wisatawan domestik bisa mencapai 128 juta orang, dengan 245 juta perjalanan dan nilai transaksi sebesar Rp 171,5 triliun atau sekitar US$ 18 miliar,” kata Mari.

Sejarawan Asep Kambali menilai, masih rendah kecintaan masyarakat Indonesia terhadap Tanah Airnya disebabkan oleh banyak faktor.

“Banyak orang Indonesia yang mengaku cinta Indonesia tetapi memiliki pengetahuan yang sangat sedikit tentang kebudayaan dan kekayaan Indonesia. Ini yang harus kita jembatani, bagaimana kita bisa menggerakkan mereka yang cinta Indonesia untuk lebih menghargai mahakarya Indonesia dan menciptakan inspirasi bagi lingkungannya,” kata Asep.

Kondisi inilah yang ditangkap Dji Sam Soe sehingga akhirnya memandang perlunya sebuah bentuk apresiasi terhadap mahakarya di Indonesia yang masih begitu banyak dan luar biasa, bahkan sebagian di antaranya masih belum dikenal dan dijamah oleh warga negara Indonesia sendiri. Program apreasiasi tersebut bernama Dji Sam Soe Jelajah Mahakarya Indonesia.

Program Jelajah Mahakarya Indonesia berlangsung dari 17 September – 17 November 2012 di seluruh Indonesia. Sebanyak 36 orang pemenang akan diajak untuk merasakan pengalaman yang tidak terlupakan, inspirasional, dan juga sekaligus menimbulkan rasa bangga terhadap Indonesia melalui serangkaian kegiatan di kota Yogyakarta dan Gunung Rinjani, Lombok.

Mereka berkesempatan untuk melihat warisan kebudayaan yang dituangkan kembali melalui cara yang kontemporer di kota Yogyakarta. Setelah menikmati suguhan kebudayaan khas Yogyakarta, para pemenang akan berangkat menuju Lombok dan merasakan medan Gunung Rinjani yang bagi sebagiantrekker dianggap sebagai jalur trekking tingkat advance.

“Serangkaian kegiatan dirancang secara khusus dan berkelas untuk meninggalkan kesan mendalam, bahkan mungkin menjadi pengalaman yang tidak akan terulang kembali seumur hidup mereka,” ujar Robert.

Penulis: Investor/Feriawan Hidayat
About these ads